Friday, July 28, 2017

Waktu

Aku sedang belajar berdamai dengan waktu
Seperti aku berdamai dengan hatiku
Aku tidak ingin menyalahkan waktu yang telah mempertemukanku denganmu
Seperti aku tidak ingin menyalahkan hatiku yang telah jatuh cinta padamu

Aku tidak ingin menyalahkan waktu yang pada akhirnya memisahkan aku darimu
Seperti aku tidak ingin menyalahkan hatiku yang masih selalu merindumu
Karena waktu yang telah berlalu tidak akan pernah datang lagi
Menemuiku, sepertimu.

By : L.A.
Jakarta, 28 Juli 2017
Ig: @trianamartasari

Tak apa

Tak apa kau melupakanku jika mengingatku membuatmu terluka
Tak apa kau meninggalkanku jika bersamaku membuatmu tak bahagia
Karena mencintaimu tak harus selalu bersama
Karena merindukanmu tak perlu kau ada
Tak apa, pergilah mengejar kebahagiaan
Tak apa, pergilah bersama dia yang menjadi pilihan..

By: L. A.
Jakarta,  28 Juli 2017

Wednesday, July 26, 2017

Never Know

I never know what's you've been trough.
I never know what's kind of life you've been lived until now.
I never know your strugling, your problems, never know.
What I ever do is blaming you for what you're doing for me.
What I ever do is judging you for the path you choose.
What I ever do is cursing you for your bad attitude.
I am sorry, I really am.
I am sorry for not understanding you.
I am sorry for not besides you when you needed me the most.
I am sorry for being egoist.
I am sorry if my love for you only make you suffer more.
Because I never know...

By: L.A.
Jakarta, 26 July 2017

Tuesday, July 25, 2017

Senja

Ketika jingga membentang indah melukis langit

Ketika burung - burung berarak pulang sambil bernyanyi

Ketika sinar mentari terasa hangat menutup hari

Ketika sekali lagi aku memandang mentari dan menggenggam namamu di hati

By: L.A (https://duniagadissenja.tumblr.com/)
Jakarta, 25 Juli 2017

#duniagadissenja

Monday, July 24, 2017

Malam

Malam..
Gelapmu menyimpan kebisuan
Gelapmu menyimpan kerinduan
Gelapmu menyimpan kenangan

Malam..
Dinginmu mengaburkan angan
Dinginmu mengaburkan impian
Dinginmu mengaburkan harapan

By: L. A.
Jakarta, Malam, 24 Juli 2017

Thursday, July 20, 2017

Sebulan Setelah Kau Pergi

Sebulan setelah kau pergi, aku menemukan tawaku lagi, aku bisa berjalan dengan tegap bahkan berlari.
Sebulan setelah kau pergi, aku mempunyai alasan untuk tak terus menangisi, aku sanggup memandangmu tanpa harus membenci.
Sebulan setelah kau pergi, aku mampu mengikhlaskan semua sakit hati, aku mulai mengejar mimpi - mimpi.
Sebulan setelah kau pergi, aku berani untuk membuka hati, aku menunggu kekasih sejati yang akan membawaku ke surga yang abadi.


By: L. A.
Jakarta, 20 Juli 2017

Monday, July 17, 2017

Aku Tahu...

Aku tahu bahwa perhatian yang kau beri hanyalah sebuah perhatian tidak berarti apapun..
Aku tahu bahwa kisahku mungkin tidak akan seindah kisah novel yang happy ending..
Aku tahu bahwa sebenarnya aku yang salah mengartikan bukan kamu yang memberi harapan..
Aku tahu bahwa menangispun tidak akan membuatmu jatuh hati padaku..
Aku tahu bahwa perasaan ini hanyalah sebuah angan palsu yang membiru di relung kalbu..
Aku tahu bahwa kau tak bersalah tapi akulah yang bermasalah..
Aku tahu bahwa memberikan hatiku padamu adalah sebuah hal yang keliru..
Aku tahu bahwa sekali lagi aku terjebak dalam sebuah imaji..
Aku tahu bahwa hadirmu hanyalah bayang semu..
Aku tahu..

By: L.A.
Jakarta, 5 April 2017

Ajari aku

Ajari aku sabar..
Sabar menunggu kabarmu..

Ajari aku ikhlas..
Ikhlas menanti cintamu..

Ajari aku..

By : L.A.

Terima Kasih

Terima kasih atas pagi-Mu yang begitu indah
Terima kasih atas cahaya-Mu yang begitu terang
Terima kasih atas kasih-Mu yang tiada tara
Terima kasih atas cinta-Mu yang membuatku lengkap
Terima kasih atas peluk-Mu yang membuatku aman
Terima kasih atas kebaikan-Mu yang begitu besar

Terima kasih Ya Allah

By: L.A.

Berpisah

Semakin hari aku semakin merasa semakin jauh darimu
Ternyata jarak yang ada di antara kita tak hanya memisahkan raga
Namun telah memisahkan hati
Bahkan sebait do'a tak mampu membunuh rasa rindu
Dan seuntai kata sayang tak lagi mendebarkan
Yang tertinggal hanya sepi
Karena kita sudah terpisah terlalu jauh
Bertahan untuk bersama terasa menyakitkan
Jadi kuputuskan untuk pergi
Maaf jika jarak yang jauh menjadi alasanku
Tapi sungguh aku tak mampu bertahan
Karena itu hanya menyiksa diri

By: L.A.

Sendiri

Sendiri kadang lebih baik
jika berdua tapi sudah tak saling cinta
entah hati ada di mana.
Karena kesepian bukan karena kita sendirian
tapi karena sudah tak ada lagi sayang.

By: L.A.

Hujan

Kadang aku berharap hujan turun dengan lebatnya
agar aku bisa menyembunyikan tetesan air mata
yang mengalir lebih deras dari hujan.

By: L.A.

Jarak Tak Pernah Berdusta

Jarak telah menjadi musuh kita
Meski terucap kata sayang dan do'a
Nyatanya jarak tak pernah berdusta
Dan akhirnya jarak yang jauh memisahkan kita

By: L.A.
Jakarta, 10 Juli 2017

Tulang Rusuk

Aku pernah bermimpi menjadi bagian dari dirimu
Aku pernah berharap menjadi tulang rusukmu yang akan melengkapimu
Aku pernah berdo'a agar aku menjadi bagian dari setiap helaan nafasmu dan detakan jantungmu

Tapi itu telah berlalu
Semua hanya mimpi
Semua hanyalah angan yang tak akan pernah terwujud
Yang telah berlalu dan tak akan pernah kembali

Ternyata aku bukanlah tulang rusukmu yang hilang
Aku bukanlah orang yang akan menyempurnakan hidupmu
Aku bukanlah orang yang akan berbagi mimpi - mimpi denganmu
Bukan aku


Jakarta, 16 Juli 2017
By: L.A.

Tuesday, July 11, 2017

Jauh itu Sesak

Aku mencintaimu
Tapi kau begitu jauh untuk kugapai
Kau begitu jauh untuk kurengkuh
Meskipun hanya di dalam mimpi

Aku merindukanmu
Namun hanya bisa menyimpannya di sanubari
Karena aku terlalu pengecut
Hingga itu sangat menyiksa diri

Jauh, kau sangat jauh
Hanya sebait do'a terselip setiap pagi
Untukmu yang begitu sulit kupeluk
Memendam rasa dengan keikhlasan hati


By: L.A
Jakarta, 11 Juli 2017 (jam 6 pagi)

Aku, Kamu dan Jarak yang Ada di Antara Kita

Jarak telah membawamu jauh dan semakin jauh dariku
Dulu kita yakin meski kita jauh tapi hati kita satu
Tapi nyatanya setiap kata rindu tak lagi menyatu
Dan semakin lama tanpa kita sadari, hati kita pun semakin menjauh

Tak ada lagi rasa percaya
Meskipun dulu selalu terselip do'a
Ah, aku sangat lelah
Jarak yang jauh membuat segalanya hampa

Aku ingin bertahan mencintaimu
Mencintai sabarmu
Tapi, sekali lagi jarak membelenggu
Hingga akhirnya kuputuskan untuk menjauh

Aku menjauhimu karena aku mencintaimu
Tak ingin semakin melukaimu
Aku pergi demi kebahagiaanku dan kamu
Untuk sembuhkan lukaku dan lukamu


By: L.A
Jakarta, @kamar kos, 10 Juli 2017

Jauh

Kau yang dulu dekat,
sekarang terasa sangat jauh..
Kau yang dulu kukenal,
sekarang terasa sangat asing..
Apa ini hanya perasaaanku?
Ataukah memang seperti ini?

By: L.A
Jakarta, kamar kos, 10 Juli 2017

Wednesday, July 5, 2017

Jika Itu Caramu

Terus menerus menyakitiku mungkin itu caramu agar aku cepat melupakanmu..
Tak mengapa, aku tidak akan membencimu..
Tak mengapa, karena hati ini sudah tidak berdarah lagi setiap kau goreskan luka baru..
Tak mengapa, karena raga ini telah lelah menghadapimu..
Pergilah, jika itu maumu..

By: L.A.
Jakarta, 4 Juli 2017

Apa Kabar?

Hai, apa kabar?
Diri ini ingin bertanya
Tapi bibir diam membisu
Menyimpan sejuta rindu dalam hati yang membiru

Hari ini aku menatap sang fajar
Berharap kau pun sedang menatapnya
Sembari menyelipkan do'a menyebut namamu
Meminta Tuhan mengirimkan rinduku

Ketika sore datang
Senja membawa angin tanpa kabar
Sekali lagi senja hanya berujung penantian

Ah, aku sangat merindukanmu
Namun aku tahu
Bahwa rindumu bukan untukku
Hanya rintihan sendu

Di malam yang membeku
Aku memandang kelamnya langit setelah sujudku
Dan untuk kesekian kalinya kukirimkan rinduku
Pada langit dan bintang agar menyampaikannya padamu
Bahwa aku merindumu..


By: L.A
Jakarta, 5 Juli 2017