Hai, apa kabar?
Diri ini ingin bertanya
Tapi bibir diam membisu
Menyimpan sejuta rindu dalam hati yang membiru
Hari ini aku menatap sang fajar
Berharap kau pun sedang menatapnya
Sembari menyelipkan do'a menyebut namamu
Meminta Tuhan mengirimkan rinduku
Ketika sore datang
Senja membawa angin tanpa kabar
Sekali lagi senja hanya berujung penantian
Ah, aku sangat merindukanmu
Namun aku tahu
Bahwa rindumu bukan untukku
Hanya rintihan sendu
Di malam yang membeku
Aku memandang kelamnya langit setelah sujudku
Dan untuk kesekian kalinya kukirimkan rinduku
Pada langit dan bintang agar menyampaikannya padamu
Bahwa aku merindumu..
By: L.A
Jakarta, 5 Juli 2017
Diri ini ingin bertanya
Tapi bibir diam membisu
Menyimpan sejuta rindu dalam hati yang membiru
Hari ini aku menatap sang fajar
Berharap kau pun sedang menatapnya
Sembari menyelipkan do'a menyebut namamu
Meminta Tuhan mengirimkan rinduku
Ketika sore datang
Senja membawa angin tanpa kabar
Sekali lagi senja hanya berujung penantian
Ah, aku sangat merindukanmu
Namun aku tahu
Bahwa rindumu bukan untukku
Hanya rintihan sendu
Di malam yang membeku
Aku memandang kelamnya langit setelah sujudku
Dan untuk kesekian kalinya kukirimkan rinduku
Pada langit dan bintang agar menyampaikannya padamu
Bahwa aku merindumu..
By: L.A
Jakarta, 5 Juli 2017
No comments:
Post a Comment