Wednesday, July 5, 2017

Apa Kabar?

Hai, apa kabar?
Diri ini ingin bertanya
Tapi bibir diam membisu
Menyimpan sejuta rindu dalam hati yang membiru

Hari ini aku menatap sang fajar
Berharap kau pun sedang menatapnya
Sembari menyelipkan do'a menyebut namamu
Meminta Tuhan mengirimkan rinduku

Ketika sore datang
Senja membawa angin tanpa kabar
Sekali lagi senja hanya berujung penantian

Ah, aku sangat merindukanmu
Namun aku tahu
Bahwa rindumu bukan untukku
Hanya rintihan sendu

Di malam yang membeku
Aku memandang kelamnya langit setelah sujudku
Dan untuk kesekian kalinya kukirimkan rinduku
Pada langit dan bintang agar menyampaikannya padamu
Bahwa aku merindumu..


By: L.A
Jakarta, 5 Juli 2017

No comments:

Post a Comment